
Riyadh, haramaindonesia.com–Bukit-bukit pasir keemasan yang menjulang tinggi hingga ke cakrawala, pola-pola yang terus berubah akibat bentukan angin, serta kantong-kantong vegetasi gurun yang tangguh telah menjadikan Khab Saha di Wilayah Perbatasan Utara Arab Saudi sebagai salah satu destinasi ekowisata baru di Kerajaan tersebut.
Berdasarkan laporan Saudi Press Agency (SPA) kutip dari Arab News, gurun ini terletak sekitar 120 kilometer di barat daya Kegubernuran Rafha, Khab Saha terkenal dengan lanskap gurunnya yang luas. Di sini, deretan bukit pasir yang menjulang menciptakan panorama dramatis yang menarik minat para fotografer, pendaki, penggemar off-road, dan pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam Kerajaan.
Bentuk bukit pasir terus berubah sepanjang hari seiring pergeseran cahaya matahari yang memunculkan beragam nuansa warna emas pada lanskap tersebut. Sementara itu, angin gurun mengukir punggungan halus dan kontur yang mengalir pada pasir, menciptakan kanvas alam yang senantiasa berubah.
Di antara bukit-bukit pasir tersebut, terdapat tanaman asli yang tangguh dan telah beradaptasi dengan iklim wilayah yang keras. Selain memberikan sentuhan warna hijau pada hamparan gurun yang luas, vegetasi ini membantu menstabilkan pasir, membatasi perluasan gurun, serta menyediakan habitat bagi satwa liar setempat, sehingga turut menjaga keseimbangan ekologis kawasan tersebut.
Dalam tersebut SPA menyatakan bahwa keragaman lingkungan Khab Saha menyoroti pentingnya melestarikan ekosistem gurun sekaligus mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang berbasis pada kekayaan warisan alam Arab Saudi.
Kawasan ini semakin menjadi tujuan bagi pengunjung yang menjelajahi Wilayah Perbatasan Utara, yang mencerminkan upaya lebih luas untuk mendiversifikasi penawaran pariwisata Kerajaan di luar daya tarik sejarah, budaya, dan pesisir pantai.
Awal tahun ini, curah hujan musiman mengubah sebagian wilayah Khab Saha menjadi lanskap yang memukau; bukit pasir keemasan Gurun Nafud berpadu dengan hamparan vegetasi musiman dan bunga daisy putih yang sedang mekar, menciptakan kontras langka antara pasir dan bunga liar.
Perjalanan melintasi jalan raya Rafha-Hail menyuguhkan pemandangan luas berupa bukit pasir yang bergelombang, dataran tinggi, dan dataran rendah, di mana langit biru tampak menyatu dengan formasi pasir hasil bentukan angin. Suasana kawasan yang tenang dan udara gurun yang bersih menjadikannya sangat digemari oleh para pencinta alam dan fotografer lanskap.
Perpaduan antara pemandangan gurun yang dramatis, vegetasi musiman, dan beragam kontur lahan di Khab Saha menegaskan kekayaan ekologis gurun di wilayah utara Arab Saudi, seiring langkah Kerajaan yang terus mempromosikan pariwisata berbasis alam dan mendorong apresiasi lebih besar terhadap lanskapnya yang unik.(*)
