banner 728x250
NEWS  

Apel Pagi ASN Kemehaj Sulsel, Kabid Bina Sampaikan Tiga Poin Penting

banner 120x600

Makassar, haramaindonesia.com — Pembina Upacara, Kepala Bidang Bina dan Layanan Jemaah Haji dan Umrah Kemenhaj Provinsi Sulawesi Selatan, H. Asa Afiif, memimpin pelaksanaan apel pagi pada Senin, 24 Agustus. Apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Ketua Tim, pelaksana ASN, hingga tenaga outsourcing di lingkungan Kemenhaj Sulsel.

​Dalam amanatnya, H. Asa Afif menekankan tiga poin utama bagi seluruh jajaran pegawai.

banner 325x300

​Pertama terkait penegakan integritas dan kedisiplinan. Menurutnya, wajah utama Kementerian Haji dan Umrah terletak pada integritas para pegawainya. Kedisiplinan mengikuti apel pagi merupakan bukti nyata integritas ASN, yang harus diimbangi dengan kedisiplinan jam kerja serta aturan berpakaian.

Kedua, peningkatan kompetensi secara mandiri dan Apresiasi  penyelenggaraan “Hajj Academy” oleh Asrama Haji Makassar.

Menurutnya, ASN dituntut untuk terus menguji dan meningkatkan kapasitas diri secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada pendidikan formal.

“​Pemanfaatan platform belajar daring serta pembukaan regulasi dan aturan perundang-undangan terkait penyelenggaraan haji sangat disarankan agar pegawai mampu memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,”ungkapnya.

​Inovasi Asrama Haji melalui program Hajj Academy mendapat apresiasi khusus sebagai langkah nyata peningkatan kapasitas ASN.

Ketiga, informasi seleksi petugas haji tahun ini.

Proses pendaftaran petugas haji dimulai lebih awal (3–4 bulan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya) menyesuaikan kebijakan Pemerintah Arab Saudi:

​Layanan Kesehatan: Pendaftaran telah dibuka sejak 20 Agustus dan ditutup pada 25 Agustus.

​Layanan Non-Kesehatan: Pendaftaran dibuka mulai 25 Agustus hingga 31 Agustus.

​Sistem Seleksi Murni CAT: Tidak ada lagi tahapan wawancara. Seluruh ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan langsung di BKN dengan pengawasan eksternal.

​Sistem Pemeringkatan: Kecepatan dan ketepatan penginputan berkas menjadi penentu kelulusan administrasi. Hanya 3 peringkat teratas di tiap formasi wilayah yang berhak mengikuti tahapan ujian CAT.

​Tenggat Waktu: Seluruh nama calon petugas haji yang lolos seleksi harus diserahkan kepada Pemerintah Arab Saudi paling lambat tanggal 20 September.

​Mengakhiri amanatnya, Pembina Upacara mengimbau para pegawai yang berminat menjadi petugas haji untuk segera berkoordinasi dengan pimpinan guna mendapatkan surat rekomendasi pendaftaran.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *