banner 728x250

Hadiri Rakor Istithaah Kesehatan Kemenhaj Sidrap, Kakanwil Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor 

banner 120x600

Sidrap, haramaindonesia.com— Menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan terus memperkuat persiapan penyelenggaraan haji, khususnya dalam memastikan terpenuhinya istithaah kesehatan jemaah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenhaj Sulsel melakukan konsolidasi untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawasan pemeriksaan kesehatan jemaah haji dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten kota sebagai mitra dalam pelaksanaan sekaligus pengawasan pemeriksaan kesehatan.

banner 325x300

Keterlibatan Dinas Kesehatan dinilai penting untuk memastikan pemeriksaan kesehatan jemaah dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kesiapan jemaah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah terkait Istithaah Kesehatan yang digelar Kemenhaj Sidrap, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj, H. Ikbal Ismail, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Muhammadong, serta Epidemiolog Kesehatan Dinas Kesehatan Sulsel, Hariyanto, SKM., M.Tr.Adm.Kes., selaku penanggung jawab pengelolaan kesehatan haji.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap, Dr. Ishak Kenre, para kepala puskesmas, dokter, perawat, tim kesehatan haji Sidrap, tokoh masyarakat, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta perwakilan biro perjalanan (travel).

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, H. Ikbal Ismail, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penerapan istithaah kesehatan jemaah haji.

Menurutnya, koordinasi antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh proses pemeriksaan dan penetapan istithaah kesehatan jemaah berjalan sesuai aturan.

“Pertemuan ini penting untuk memperkuat istithaah jemaah haji sekaligus memperkuat layanan kepada jemaah,” ujar Ikbal.

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut lahir dari evaluasi proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji pada musim haji sebelumnya. Dari proses tersebut, seluruh pihak berkomitmen untuk bersama-sama menegakkan ketentuan terkait istithaah kesehatan.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menegakkan aturan istithaah kesehatan. Kita bersama-sama berkomitmen agar pelaksanaannya betul-betul sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ikbal menambahkan, komitmen tersebut juga diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas antara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah dengan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota.

Langkah itu diharapkan menjadi landasan bersama dalam memastikan pemeriksaan kesehatan jemaah dilakukan secara profesional dan objektif.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Sidrap, H. Muhammad Syairin, mengatakan pihaknya terus mengingatkan jemaah agar mempersiapkan kesehatan sejak dini. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan sebelum jemaah menjalankan ibadah haji.

“Kami selalu mengingatkan dan menyampaikan kepada jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kondisi kesehatan,” katanya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk mengikuti arahan tenaga kesehatan, termasuk mengonsumsi obat sesuai kebutuhan dan anjuran medis.
“Jemaah juga kami imbau untuk mengonsumsi obat sesuai kebutuhan dan mengikuti saran serta anjuran dari tenaga kesehatan,” tandasnya.

Melalui penguatan koordinasi antara Kemenhaj, Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, persiapan musim haji 1448 H/2027 M diharapkan dapat berjalan lebih terarah.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan jemaah yang diberangkatkan benar-benar siap secara kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, lancar, dan optimal.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *