banner 728x250

Kakanwil Kemenhaj Sulsel Ajak Jemaah Haji Pinrang Persiapkan Diri dan Jaga Kesehatan

banner 120x600

Pinrang, haramaindonesia.com–Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, H Ikbal Ismail, menghadiri sekaligus membuka Manasik Haji Jemaah Reguler 1448 H/2026 M yang diselenggarakan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Talbiyah Utama pimpinan H Nawawi Lansa, Sabtu (22/8/2026).

Dalam sambutannya, H Ikbal mengajak ratusan jemaah Talbiyah Utama mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kondisi kesehatan jemaah.

banner 325x300

Ia mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan sejak dini, terlebih Kementerian Haji dan Umrah kini semakin memperketat penerapan ketentuan istithaah kesehatan sebagai bagian dari kesiapan jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Selain kesiapan fisik dan mental, H Ikbal juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji dan umrah.

Menurutnya, seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, harus menempatkan diri sebagai pelayan jemaah.

“Pak Menteri dan Pak Wamen sudah menyampaikan kepada seluruh Kepala Kantor Kementerian Haji bahwa kita ini adalah pelayan. Layani jemaah haji dengan tulus dan ikhlas, layani jemaah umrah dengan baik, konsisten dan profesional,” ujarnya.

Ia berharap pelayanan yang diberikan secara santun, sopan dan ikhlas dapat membantu jemaah menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik sehingga memperoleh haji yang mabrur dan umrah yang makbul.

“Kalau kita melayani dengan ikhlas, santun dan sopan, insyaallah kita juga akan mendapatkan pahala yang luar biasa dari pelayanan tersebut,” katanya.

Haji sebagai Salah Satu Indikator Kesejahteraan

Dalam kesempatan tersebut, H Ikbal juga menyinggung jumlah jemaah haji sebagai salah satu gambaran tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu daerah.

Ia menilai, semakin banyak masyarakat yang mampu menunaikan ibadah haji, menunjukkan semakin banyak pula masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk memenuhi salah satu rukun Islam tersebut.

“Kalau kita melihat fenomena ini, salah satu indikator utama tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pinrang adalah dari jumlah jemaah hajinya. Logikanya sederhana, semakin banyak warga yang mampu berangkat menunaikan ibadah haji, artinya semakin sejahtera pula masyarakat dan kabupaten tersebut,” tuturnya.

Ia menyebut Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah yang memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang baik. Hal itu, menurutnya, tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat.

“Kabupaten Pinrang ini memang daerah yang sejahtera. Terlebih lagi, Pak Bupati sangat peduli dan memberi perhatian besar kepada rakyatnya. Mari kita beri apresiasi untuk beliau,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil memimpin lantunan talbiyah membangun kekhusyukan, memotivasi calon jemaah haji.

Labbaikalla humma Labbaikh. Labbaikalaa Syariika Laka Labbaik. Innal Hamda Wa Ni’mata Lakawal Mulk Laa Syariikalakaa.

Talbiyah tersebut diikuti ratusan jemaah berpakaian serba putih yang hadir pada kesempatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pinrang, H Idris Muhammad, menyampaikan bahwa terdapat 709 jemaah haji asal Kabupaten Pinrang yang dipanggil untuk persiapan pelaksanaan ibadah haji. Jumlah ini mengalami peningkatan tahun sebelumnya, 300 jemaah.

Ia juga menjelaskan pentingnya peran KBIHU dalam membantu jemaah mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan ibadah haji.

Saat ini, terdapat tiga KBIHU di Kabupaten Pinrang. Sejumlah KBIHU bahkan telah berinisiatif melaksanakan bimbingan manasik lebih awal, sejak April, agar jemaah memiliki waktu yang lebih panjang untuk memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara menyeluruh.

Menurutnya, bimbingan yang diberikan pemerintah memiliki waktu yang relatif terbatas. Karena itu, keberadaan KBIHU dinilai dapat menjadi pelengkap bagi jemaah dalam memperdalam pengetahuan dan praktik ibadah haji.

Idris juga mengimbau seluruh jemaah untuk bergabung dalam KBIHU sehingga selama berada di Tanah Suci tidak terbentuk kelompok-kelompok kecil yang dapat menyulitkan koordinasi.

“Kebersamaan dalam kelompok yang sama akan mempermudah koordinasi dan memungkinkan jemaah saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.

Pimpinan KBIHU Talbiyah Utama, H Nawawi Lansa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran langsung Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel dalam kegiatan manasik tersebut.

Menurutnya, kehadiran langsung kakanwil di tengah kesibukannya menjadi perhatian dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar KBIHU Talbiyah Utama serta para jemaah.

“Ini suatu berkah bagi kami. Pak Kakanwil hadir langsung di sela-sela kesibukannya,” ujar Nawawi.

Ia berharap kehadiran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah Sulsel tersebut semakin menambah semangat para jemaah dalam mempersiapkan diri, baik dari sisi pemahaman manasik, kesehatan maupun kesiapan mental untuk menjalankan ibadah haji.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *