Pangkep, haramaindonesia.com — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep, H. Samuin, menghadirkan sebanyak 327 jamaah haji Kabupaten Pangkep yang diperkirakan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M dalam sebuah pertemuan persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembinaan dan penguatan kepada calon jamaah sejak dini agar lebih siap menghadapi berbagai tahapan persiapan keberangkatan.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenhaj Pangkep menyampaikan tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian seluruh jamaah.
Pertama, pentingnya identitas jamaah haji Pangkep
H. Samuin menekankan perlunya setiap jamaah memiliki dan menggunakan identitas jamaah haji Kabupaten Pangkep dalam berbagai aktivitas, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan persiapan keberangkatan. Identitas tersebut diharapkan dapat memudahkan koordinasi, pendataan, komunikasi, serta mempererat kebersamaan antarjamaah Pangkep.
Kedua, pentingnya mengikuti bimbingan KBIHU
Jamaah juga diarahkan untuk mengikuti bimbingan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebagai salah satu sarana mempersiapkan diri dalam memahami manasik dan pelaksanaan ibadah haji.
Di Kabupaten Pangkep terdapat dua KBIHU yang hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu KBIHU Barokah Nur Haramain yang dipimpin H. Mustari dan KBIHU Faidurrahman Abadi yang dipimpin H. Arif Arfah.
H. Samuin berharap jamaah dapat memanfaatkan keberadaan KBIHU untuk memperoleh bimbingan secara berkelanjutan sehingga pemahaman tentang tata cara ibadah haji semakin baik.
Ketiga, menjaga kesehatan dan memenuhi istita’ah kesehatan
Kepala Kantor Kemenhaj Pangkep mengingatkan jamaah agar mulai sekarang menjaga kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik merupakan bagian penting dalam persiapan ibadah haji karena istita’ah kesehatan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi jamaah untuk dapat melaksanakan perjalanan ibadah haji.
“Jaga kesehatan mulai sekarang. Jangan menunggu mendekati keberangkatan. Kesehatan harus dipersiapkan sejak dini agar jamaah benar-benar siap secara fisik maupun mental,” pesan H. Samuin.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh 327 jamaah estimasi haji Kabupaten Pangkep tahun 2027 serta pimpinan kedua KBIHU di Kabupaten Pangkep.
Melalui kegiatan ini, Kemenhaj Kabupaten Pangkep terus mendorong agar persiapan jamaah haji dilakukan sejak awal, dengan mengedepankan identitas, pembinaan manasik, kebersamaan, dan kesiapan kesehatan, sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, tertib, mandiri, dan memperoleh haji yang mabrur.(*)



















