Shadow

Perkuat Ekosistem Digital Haji dan Umrah Indonesia, BPKH Limited Gelar GoSahl Roadshow

Makassar, haramaindonesia.com–Sebagai wujud komitmen strategis dalam mendorong transformasi digital dan penguatan ekosistem perjalanan ibadah Haji dan Umrah, BPKH Limited—anak perusahaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia yang berkedudukan di Arab Saudi—secara resmi bermitra dengan SAHL Group dan Bank Muamalat untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan GoSahl Roadshow 2026 di empat kota besar di Indonesia.

Mengusung tema utama “Empowering Hajj and Umrah Ecosystems”, program ini bertujuan memperluas pengenalan platform digital Business-to-Business (B2B) GoSahl bagi para pelaku industri, asosiasi, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Haji Khusus di tanah air. Melalui inisiatif ini, BPKH Limited berperan aktif mendampingi dan menjembatani kebutuhan travel haji dan umrah Indonesia dengan ekosistem penyedia layanan terintegrasi di Arab Saudi.

Kota Makassar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan GoSahl Roadshow 2026, program kolaborasi BPKH Limited, SAHL Group, dan Bank Muamalat yang bertujuan memperkuat transformasi digital ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Kegiatan tersebut akan berlangsung di The Rinra Hotel Makassar pada 27 Juli 2026 pukul 09.00–12.00 WITA. 

Platform GoSahl dikembangkan oleh Sahl Group sebagai solusi digital B2B terpadu. Melalui GoSahl, travel haji dan umrah dapat mengakses dan melakukan pemesanan hotel, tiket kereta api antarkota, layanan ground handling, serta paket Umrah Plus secara lebih cepat, transparan, dan efisien.

Ajang sosialisasi platform digital Business-to-Business (B2B) GoSahl kepada penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), penyelenggara haji khusus, asosiasi, serta pelaku industri haji dan umrah di Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur.

Dalam platform ini menyediakan reservasi hotel yang tersedia dengan harga B2B yang kompetitif dan syarat pemesanan yang fleksibel.

Kemudian untuk rute dan tanggal perjalanan bisa dilakukan melihat opsi Kereta Cepat Haramain yang tersedia dan pesan dengan mudah.

Layanan sambut & bantu, transfer bandara, dan dukungan operasional untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lancar.

Plt. Kepala Bidang Pelayanan Fasitilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel H Slamat Mustafa, menyambut baik hadirnya wadah tersebut. Menurutnya, akan memudahkan pengelola travel dalam memberikan kepastian kenyamanan dalam perjalanan umrah.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya wadah ini karena akan memberikan kemudahan pelayanan lebih awal. Memberi kepastian terkait semua, perhotelan, transportasi termasuk juga program city tour,” ungkapnya seraya mengharapkan travel bisa menggunakan platform tersebut.

Melalui kegiatan ini, BPKH Limited berupaya menjembatani kebutuhan biro perjalanan haji dan umrah Indonesia dengan berbagai penyedia layanan terintegrasi di Arab Saudi.

Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah, mengatakan transformasi digital menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem haji dan umrah yang lebih profesional, efisien, dan berkelanjutan. 

“Ekosistem haji dan umrah melibatkan banyak pelaku usaha dan penyedia layanan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi. Dibutuhkan platform yang dapat menghubungkan seluruh pihak secara lebih efektif dan terintegrasi. BPKH Limited mengapresiasi GoSahl sebagai salah satu inisiatif yang diharapkan dapat membuka akses layanan, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kemudahan bagi travel dalam memenuhi kebutuhan jemaah,” ujarnya.

Menurut Iman, pengembangan platform digital harus mampu memberikan nilai tambah bagi penyelenggara perjalanan maupun jemaah. Sistem yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi secara real time dinilai akan meningkatkan kualitas tata kelola serta standar pelayanan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Chairman SAHL Group, Hisham Alhadi, mengatakan GoSahl dibangun untuk memperkuat konektivitas antara travel haji dan umrah dengan berbagai penyedia layanan di Arab Saudi.

“Melalui GoSahl, kami ingin menghadirkan sebuah ekosistem digital yang mampu menghubungkan travel haji dan umrah dengan berbagai kebutuhan layanan secara lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi. Roadshow ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan kebutuhan para pelaku industri serta membangun kemitraan yang saling memberikan manfaat,” katanya.

Penyelenggara berharap pelaksanaan roadshow di Makassar dapat memperluas pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku industri haji dan umrah di kawasan Indonesia Timur. Melalui ekosistem yang semakin terintegrasi, kualitas layanan kepada jemaah diharapkan meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha di Indonesia dan Arab Saudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *