Bone, haramaindonesia.com — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bone terus memperkuat langkah persiapan penyelenggaraan ibadah haji sejak dini. Langkah strategis ini diwujudkan melalui koordinasi intensif bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bone yang berlangsung pada hari Kamis, 20 Agustus 2026.
Pertemuan penting tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji fan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As’ad, S.Ag., MM., MH bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, drg. H. Yusuf Tolo, M.Kes.
Koordinasi lintas sektoral ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan tahapan pemeriksaan kesehatan bagi Jemaah Calon Haji Kabupaten Bone yang diproyeksikan berangkat pada musim haji tahun 2027 mendatang.
Dalam keterangannya, Kakan Kemenhaj Bone H. Muhammad Rafi As’ad menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan jauh-jauh hari merupakan ikhtiar penting untuk memastikan seluruh calon jemaah haji berada dalam kondisi fisik dan
mental yang prima hingga status jemaah istitha’ah atau mampu secara kesehatan.
“Langkah awal yang kami lakukan agar pemantauan kesehatan jemaah bisa terkelola dengan baik sejak dini. Kesehatan yang optimal adalah fondasi utama agar para jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian rukun ibadah haji dengan lancar dan khusyuk di Tanah Suci,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, drg. H. Yusuf Tolo, menyambut baik kolaborasi erat ini. Pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan kesehatan daerah dalam mendukung pemenuhan syarat status kesehatan jemaah haji 2027 mendatang.
Pemeriksaan kesehatan yang terpadu dan terstandar ini merupakan bagian krusial dalam memenuhi persyaratan istitha’ah kesehatan haji—yakni kemampuan jemaah secara fisik dan mental untuk menunaikan ibadah tanpa membahayakan diri sendiri atau orang lain.
Melalui kolaborasi yang solid antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone ini, diharapkan seluruh Jemaah Calon Haji Tahun 2027 asal Kabupaten Bone dapat mempersiapkan diri dengan baik, sehingga mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar, sehat, serta meraih predikat haji yang mabrur.(*)




















Mantap.kolaboeasi antar kedua instansi