Soppeng, haramaindonesia.com – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan Skrining Kebugaran Jasmani bagi para Calon Jamaah Haji (CJH). Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Kamis (20/8/2026), dipusatkan di Kawasan Wisata Ompo, Kabupaten Soppeng.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh calon jamaah berada dalam kondisi fisik yang prima sebelum berangkat ke Tanah Suci. Pemeriksaan kebugaran di area terbuka ini meliputi serangkaian tes fisik dasar yang dirancang khusus untuk mengukur ketahanan tubuh serta kondisi kesehatan umum para peserta. Lewat tes tersebut, tim medis dapat memetakan tingkat kebugaran setiap jamaah secara presisi.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Soppeng menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan maksimal bagi para calon tamu Allah.
“Sinergi antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para calon jamaah haji. Ibadah haji bukan hanya tentang kesiapan mental dan spiritual, tetapi sangat mengandalkan ketahanan fisik. Melalui skrining kebugaran jasmani ini, kami ingin memastikan seluruh calon jamaah haji Kabupaten Soppeng berangkat dalam kondisi terbaik, terpetakan kesehatannya, dan siap menjalankan seluruh rukun haji dengan lancar hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng menjelaskan bahwa pengukuran kapasitas fisik sejak dini sangat krusial untuk mengantisipasi potensi kendala kesehatan saat pelaksanaan ibadah haji nanti.
“Skrining kebugaran jasmani ini penting dilakukan untuk mengukur kapasitas fisik dan mendeteksi secara dini faktor risiko kesehatan para calon jamaah. Rangkaian tes yang kita jalankan bertujuan untuk memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kebugaran masing-masing individu. Dari hasil tes ini, tim medis Dinkes dapat memberikan rekomendasi program latihan fisik mandiri yang sesuai, menjaga kontrol penyakit penyerta, serta menyiapkan langkah pendampingan medis yang presisi selama masa persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” terang Kadis Kesehatan.
Melalui kegiatan yang berlangsung di Kawasan Wisata Ompo ini, kolaborasi antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng diharapkan mampu meminimalisir risiko kesehatan jamaah, sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan aman, sehat, dan lancar.(*)