Makassar, haramaindonesia.com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran di lingkungannya untuk bersinergi penuh demi menyukseskan gelaran Expo UMKM 2026. Arahan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi rutin pada Senin (12/10/2026).
Dalam amanatnya, Ikbal menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi bersama agar seluruh agenda kegiatan instansi dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
”Kegiatan-kegiatan yang sudah kita rencanakan selama ini sudah berjalan dengan baik. Hanya butuh komitmen dan konsistensi bersama agar kegiatan kita tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bisa ramai,” ujar Ikbal di hadapan peserta apel.
Ikbal mencermati pentingnya menjaga kebersamaan melalui aktivitas rutin seperti olahraga senam bersama. Menurutnya, selain menjaga kebugaran fisik, kegiatan semacam itu menjadi wadah silaturahmi yang efektif antarpegawai.
Persiapan Expo UMKM 2026
Fokus utama arahan Kakanwil kali ini tertuju pada persiapan Expo UMKM 2026 yang merupakan amanah langsung dari Menteri Haji dan Umrah. Berdasarkan jadwal, pameran tersebut bakal digelar pada 16–18 Oktober 2026 mendatang di Lapangan Sultan Hasanuddin 2.
Ikbal mengingatkan bahwa suksesnya acara tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Kanwil Kemenhaj Sulsel.
”Ini adalah amanah pimpinan, amanah negara. Saya harapkan seluruh unsur terkait dapat menyukseskan kegiatan ini. Ini kegiatan kita bersama, kalau ada kesalahan, kita malu bersama,” tegasnya.
Mengingat jajaran pejabat pusat — termasuk Menteri, Wakil Menteri, para Dirjen, dan Direktur — serta para Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten/Kota dan unsur Forkopimda Sulsel dijadwalkan hadir, Ikbal meminta kesiapan logistik dan pelayanan ekstra dari para pegawai. Ia bahkan mengimbau jajaran yang memiliki kendaraan pribadi untuk siap membantu kelancaran penjemputan dan pendampingan para tamu undangan.
”Inilah waktu kita untuk mengabdikan diri pada Kementerian Haji dan Umrah. Semua dampaknya akan kembali pada kualitas pelayanan kita, baik kepada masyarakat maupun jemaah haji,” pungkas Ikbal menutup amanatnya.




















