banner 728x250

Menhaj Tinjau Stand Expo Ekosistem Haji di Sulsel, Takjub Racikan Kopi Puang

banner 120x600

Makassar, haramaindonesia.com — Menteri Haji dan Umrah, Muchamad Irfan Yusuf, melakukan peninjauan ke sejumlah stand dalam gelaran Sulsel Expo & Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kunjungan beliau didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Prof. Dr. Jaenal Effendi adalah Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Dirjen PEE / PE2HU) di Kementerian Haji dan Umrah. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dijabat oleh Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi, Kanwil Kemenhaj Sulsel H Ikbal Ismail, Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dan sejumlah Kepala Kantor Kemenhaj se Sulsel.

banner 325x300

Salah satu stand yang dikunjungi adalah Robusta Arabica Spesial (RAS) yang memproduksi Kopi Puang.

Kopi Puang lebih dikenal sebagai kopi dikelola di kediaman Puang Makka atau Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka di Jl. Baji Bicara No. 7 Makassar

Dalam kunjungan tersebut, Isra, karyawan RAS yang sedang meracik kopi tester bagi pengunjung kaget setelah Menteri masuk dan duduk di salah satu kursi didampingi Prof. Jaenul dan Plt Bupati Gowa Darmawangsah Muin.

Selama tujuh menit duduk sambil menyeruput kopi. Bertanya pakai gula?

Sang peracik menjawab tidak, kemudian ditimpali, tapi ada manis-manisnya.

Isra menjelaskan saat kopi ini diracik tidak menghilangkan kadar gula yang terkandung di dalamnya.

Prof. Jaenul pun bertanya di mana saja kopi puang dipasarkan. Kata Isra masih dalam negeri.

Saat ini Kopi Puang kata Isra masih mencari link, dan Menhaj pun meminta untuk difasilitasi segera.

Lebih lanjut dikatakan oleh Isra, Kopi Puang diproduksi selitar 1 ton per bulan.

Selama pemeran sudah dibeli dari pengunjung dari Jawa Barat dan Sumatera Selatan dan Jakarta.

Tema Mencicipi Kopi Dari Penjuru Nusantara bagi Kopi Puang adalah perusahaan produksi biji kopi yang mengolah buah kopi dari kebun petani mitra menjadi green bean dan roasted bean bermutu tinggi.

Kami melayani roastery, kedai kopi, eksportir, dan pasar ritel. “Puang” adalah sapaan kehormatan dalam budaya Bugis, Makassar, dan Toraja di Sulawesi Selatan. Nama ini kami pilih sebagai janji: setiap biji kopi, dan setiap petani yang menanamnya, diperlakukan dengan hormat.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *