banner 728x250

Kakanwil Kemenhaj Sulsel Ingatkan Calon Jemaah Haji 2027 Barru Jaga Kesehatan dan Persiapkan Diri Sejak Dini

banner 120x600

Barru, haramaindonesia.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan calon jemaah haji agar mempersiapkan diri sejak dini, khususnya dalam menjaga kesehatan dan memperdalam pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan temu calon jemaah haji tahun 2027 yang dilaksanakan di Kantor Travel Umrah/KBIHU PT Basmalah Utama Mandiri, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (14/10/2026).

banner 325x300

Dalam arahannya, Ikbal Ismail menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami ketentuan pendaftaran haji, termasuk masa tunggu keberangkatan yang panjang. Ia menyebutkan bahwa masa tunggu jemaah haji di Indonesia dapat mencapai sekitar 26 tahun, dengan ketentuan pendaftaran berdasarkan domisili.

Ia juga mengungkapkan bahwa secara faktual, jemaah yang akan diberangkatkan pada tahun 2027 merupakan mereka yang telah menunggu selama kurang lebih 14 tahun, sesuai dengan kuota dan ketentuan yang berlaku.

Ikbal menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui persiapan fisik, mental, dan spiritual.

“ Saya berharap Bapak dan Ibu calon jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan. Mari kita berdoa agar seluruh calon jemaah diberikan kesehatan dan memenuhi persyaratan istitaah sehingga dapat menunaikan ibadah haji,” pesannya.

Ia menjelaskan bahwa penetapan istitaah kesehatan tidak ditentukan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barru, melainkan melalui pemeriksaan dan penilaian tim kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, persyaratan kesehatan juga harus mengikuti regulasi negara tujuan, yakni Arab Saudi. Karena itu, calon jemaah perlu memahami bahwa ketentuan kesehatan merupakan bagian penting dari persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat memasuki wilayah Arab Saudi dan melaksanakan ibadah haji.

“Walaupun nantinya sudah dinyatakan istitaah, bukan berarti kita boleh mengabaikan kesehatan. Bapak dan Ibu tetap harus menjaga kondisi fisik hingga waktu keberangkatan dan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tegasnya.

Selain menjaga kesehatan, Ikbal juga mengimbau calon jemaah agar mulai membiasakan diri melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki atau berolahraga secara rutin. Hal ini penting karena rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, termasuk saat melaksanakan tawaf sebanyak tujuh putaran.

Ia turut mengingatkan pentingnya memperhatikan materi manasik haji, terutama berkaitan dengan tata cara bersuci, mulai dari berwudu, mandi, hingga ketentuan bersuci lainnya yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barru, Muhammad Ridwan, menyampaikan apresiasi kepada KBIHU PT Basmalah Utama Mandiri atas inisiatif pelaksanaan kegiatan temu calon jemaah haji tahun 2027 yang berada dalam pembinaan yayasan tersebut.

Menurut Ridwan, kegiatan semacam ini menjadi salah satu langkah positif dalam memberikan pembekalan awal kepada calon jemaah haji, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka mengenai persiapan kesehatan dan pelaksanaan ibadah.

Ia berharap kegiatan pembinaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar calon jemaah haji Kabupaten Barru semakin siap, baik secara fisik maupun pemahaman keagamaan, dalam menyambut keberangkatan ke Tanah Suci.

Melalui kegiatan ini, calon jemaah haji diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal, menjaga kesehatan, serta mengikuti setiap tahapan pembinaan dan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2027.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *