banner 728x250
NEWS  

Guru MAN 3 Kota Makassar Sabet Juara Teacher Tech Championship 2026

banner 120x600

Jakarta, haramaindonesia.com — Prestasi membanggakan diraih oleh tenaga pendidik dari Sulawesi Selatan. Tim guru MAN 3 Kota Makassar berhasil menyabet Juara 3 dalam ajang Teacher Tech Championship (TTC) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA.
​

Babak final kompetisi inovasi berbasis teknologi tingkat SMA/MA se-Pulau Sulawesi ini berlangsung di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Tim Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Makassar sukses membawa pulang predikat juara ketiga berkat karya alat bantu ajar interaktif bertajuk Chemission Weblab.
​

banner 325x300

Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian para gurunya. Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari semangat kompetitif dan kreativitas tinggi yang dimiliki tim pendidik di sekolahnya.
​

“Guru-guru kami sangat kompetitif, kreatif, dan berkarakter. Keberhasilan mereka ini berkat jiwa kompetisi yang kuat. Sekolah tentu sangat mendukung dan memberikan apresiasi terbaik atas capaian luar biasa ini,” ujar Zulfikah Nur.
​

Perwakilan tim MAN 3 Kota Makassar, Mardhiyyatin Naqiyah, mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya dapat berkontribusi menciptakan inovasi pembelajaran bagi para siswa sekaligus berkolaborasi dengan pendidik dari berbagai daerah.

​”Tentu sangat senang karena kami bisa berkontribusi menghasilkan inovasi demi membuat pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa. Selain belajar dan berkolaborasi dengan guru-guru hebat, kami juga berkesempatan mengunjungi Wisma BJ Habibie Ainun. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya,” tutur Mardhiyyatin.
​

Senada dengan itu, anggota tim lainnya, Sri Astuti, menyebut pengalaman ini sangat berharga dalam membuka wawasan terkait pemanfaatan teknologi untuk menjawab tantangan pembelajaran di sekolah.
​

“Setiap tantangan diubah menjadi kesempatan untuk belajar, dan rintangan menjadi ruang untuk bertumbuh. Hal ini membuat kami makin paham betapa besarnya potensi teknologi dalam menyelesaikan masalah pembelajaran di sekolah,” tambah Sri Astuti.
​

Ajang TTC 2026 sendiri diikuti lebih dari 350 tim dari 6 provinsi di Pulau Sulawesi. Setelah melalui tahap penyisihan secara daring dan pelatihan intensif (bootcamp), tersaring 6 tim finalis yang beradu gagasan di Jakarta.
​

TTC 2026 bertujuan memperkuat kapasitas guru melalui pemanfaatan metode Science, Technology, Engineering, and Math (STEM), koding dasar, dan kecerdasan buatan (AI) guna mendukung pendekatan Deep Learning.
​

Direktur BCA Antonius Widodo mengapresiasi seluruh ide dan karya para finalis. Pihaknya berharap inovasi yang diciptakan para guru asal Sulawesi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.

​”Kami mengapresiasi segala ide dari seluruh peserta. BCA berharap seluruh inovasi guru-guru hebat asal Sulawesi ini berlanjut implementasinya untuk mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan,” kata Antonius Widodo.
​

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menambahkan bahwa para pemenang mendapatkan bantuan pendanaan karya, fasilitas akomodasi penuh, sertifikat, hingga tabungan dana pendidikan. Khusus tiga pemenang utama, Bakti BCA juga memfasilitasi pendaftaran Hak Cipta resmi di DJKI serta dukungan untuk bersaing di tingkat nasional.
​

Dalam kompetisi ini, Pemenang Pertama diraih oleh SMAN 2 Bitung (Sulawesi Utara) dengan karya Saver-Kit, disusul SMAN 1 Kendari (Sulawesi Tenggara) sebagai Pemenang Kedua dengan karya Ajari AI, dan MAN 3 Kota Makassar (Sulawesi Selatan) sebagai Pemenang Ketiga melalui karya Chemission Weblab.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *