banner 728x250

Kemenhaj Pangkep Laksanakan Pembinaan Jamaah Haji Berbasis Kecamatan di Bungoro

banner 120x600

Pangkep, haramaindonesia.com — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, H. Samuin, S.Ag., M.A., melaksanakan pembinaan jamaah haji berbasis kecamatan di Masjid Darul Khaerat, Beringin Mas, Mattampa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pengajian tersebut dihadiri sekitar 70 jamaah haji dari Kecamatan Bungoro. Pembinaan ini merupakan bagian dari upaya Kemenhaj Pangkep untuk meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta kualitas jamaah dalam menunaikan ibadah haji.

banner 325x300

Dalam pembinaannya, H. Samuin menjelaskan konsep Tri Sukses Haji yang menjadi salah satu arah pembinaan jamaah haji, yakni sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses adab dan keadaban haji.

Pertama, sukses ritual. Jamaah haji diharapkan mampu memahami dan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan benar sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari persiapan di tanah air hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Dengan bekal ilmu dan pemahaman yang memadai, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah secara tertib, mandiri, dan meraih haji yang mabrur.

Kedua, sukses ekosistem ekonomi haji. Haji tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga membuka peluang untuk menggerakkan perekonomian. Karena itu, jamaah diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tanah air melalui penguatan ekosistem ekonomi haji yang memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Ketiga, sukses adab dan keadaban haji. Menurut H. Samuin, keberhasilan ibadah haji hendaknya tercermin dalam perubahan perilaku dan akhlak jamaah setelah menunaikan ibadah haji. Jamaah diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

“Jamaah haji harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat yang belum berhaji. Sepulang dari Tanah Suci, hendaknya ada perubahan ke arah yang lebih baik, dengan menampilkan akhlak mulia, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial,” demikian pesan yang ditekankan dalam pembinaan tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan dengan Allah SWT (hablun minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablun minannas). Kesalehan seseorang tidak hanya terlihat dari kualitas ibadahnya kepada Allah, tetapi juga dari sikap, perilaku, kepedulian, dan manfaat yang diberikan kepada sesama.

Melalui pembinaan ini, H. Samuin berharap jamaah haji Kecamatan Bungoro dapat mempersiapkan diri sejak dini, memperkuat pemahaman manasik, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh ritual ibadah, tetapi juga dari lahirnya pribadi-pribadi yang semakin bertakwa, berakhlak mulia, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Inilah harapan besar agar jamaah haji dapat menjadi bagian dari terwujudnya kehidupan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yaitu negeri yang baik dan memperoleh ampunan Allah SWT.

Kemenhaj Pangkep berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang berkesinambungan agar jamaah tidak hanya siap menjalankan ibadah haji, tetapi juga mampu menjadi teladan dan membawa nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan bermasyarakat.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *