Pangkep, haramaindonesia.com — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep, H. Samuin, S.Ag., M.A., bersama Kasubbag TU dan Kepala Seksi Bina Haji dan Umrah, meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan jamaah haji di Puskesmas Labakkang dan Puskesmas Pangkajene.
Kedatangan rombongan disambut baik oleh kepala puskesmas beserta jajaran. Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau aula puskesmas yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan manasik haji tingkat kecamatan.
H. Samuin menjelaskan bahwa pemanfaatan aula puskesmas sebagai lokasi manasik merupakan bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap kesehatan jamaah. Jika sebelumnya manasik tingkat kecamatan banyak dilaksanakan di kantor KUA atau masjid, ke depan pelaksanaannya diarahkan untuk memanfaatkan fasilitas puskesmas yang representatif.
Ada beberapa alasan utama, yaitu:
1. Jamaah merasa lebih diperhatikan aspek kesehatannya selama mengikuti kegiatan manasik.
2. Petugas kesehatan lebih mudah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan jamaah.
3. Materi manasik akan lebih banyak mengintegrasikan aspek kesehatan, sejalan dengan pentingnya pemenuhan istita’ah kesehatan bagi jamaah haji tahun 2027.
4. Aula puskesmas di kecamatan dinilai cukup representatif untuk digunakan sebagai tempat pembinaan dan pertemuan jamaah haji.
“Kita ingin manasik bukan hanya berbicara tentang tata cara ibadah, tetapi juga bagaimana jamaah mampu menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara optimal sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujar H. Samuin.
Menurutnya, sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah dengan jajaran kesehatan sangat penting dalam mempersiapkan jamaah yang sehat, mandiri, dan siap menjalankan rangkaian ibadah haji.




















