banner 728x250
NEWS  

Kakanwil Kemenhaj Sulsel Kembali Tekankan Disiplin ASN sebagai Modal Utama Pembenahan Institusi

banner 120x600

Makassar, haramaindonesia.com— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, kembali menegaskan pentingnya disiplin, loyalitas, dan integritas bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pembenahan dan peningkatan kinerja Kementerian Haji dan Umrah.

Pesan tersebut disampaikan H. Ikbal saat memimpin apel pagi rutin di lingkungan Kemenhaj Sulawesi Selatan, Senin (14/9/2026). Apel diikuti pejabat Eselon III lingkup Kemenhaj Sulsel, pejabat Asrama Haji Kelas Makassar, serta jajaran Kantor Kemenhaj Kota Makassar.

banner 325x300

Dalam arahannya, Ikbal mengat akan disiplin merupakan modal utama untuk mencapai berbagai target dan perubahan yang diharapkan dalam tubuh Kementerian Haji dan Umrah.

“Disiplin kita adalah modal utama untuk meraih segala sesuatu. Apa yang kita inginkan untuk mengubah wajah Kementerian Haji dan Umrah ini, modal utamanya adalah disiplin,” tegasnya.

Ia meminta seluruh jajaran tidak bosan menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, ketiga hal tersebut menjadi bagian penting untuk mewujudkan arahan dan harapan pimpinan Kementerian Haji dan Umrah di tingkat pusat.

“Oleh karena itu, jangan bosan-bosan untuk tetap menjaga kedisiplinan, loyalitas, serta integritas kita agar dapat mewujudkan apa yang diinginkan oleh pimpinan kita di pusat,” ujarnya.

Apel Pagi Bagian dari Pembinaan ASN

Dalam kesempatan tersebut, Ikbal juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat dari Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah terkait pelaksanaan pembinaan ASN.

Pembinaan tersebut dilaksanakan secara luring maupun daring secara berkala. Dalam arahan pusat, kegiatan pembinaan ASN diwajibkan dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam sepekan.

Menurut Ikbal, apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap Senin merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan ASN tersebut.

Ia meminta pelaksanaan apel didokumentasikan dengan baik, termasuk melalui foto, dokumentasi kegiatan, dan daftar hadir. Seluruh bukti tersebut nantinya akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai laporan pelaksanaan pembinaan ASN.

Selain menyampaikan arahan mengenai kedisiplinan, Ikbal juga menjelaskan penggunaan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) dalam apel pagi tersebut.

Ia mengatakan penggunaan PSL berkaitan dengan agenda bersama Kementerian Haji dan Umrah di tingkat pusat. Setelah apel, jajaran Kemenhaj Sulsel dijadwalkan berkumpul di Aula Arafah untuk mengikuti peluncuran Doa dan Zikir Hari Khidmat Haji dan Umrah serta Hotline Bongkar Mafia Haji dan Umrah secara nasional yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah KH Mochamad Irfan Yusuf.

Karena itu, Ikbal mengingatkan seluruh jajaran untuk aktif mengikuti informasi yang disampaikan melalui grup komunikasi, termasuk WhatsApp, agar tidak tertinggal agenda dan kebijakan dari pusat.

“Kalau ada yang malas membuka grup WhatsApp, jadi tidak tahu informasi yang ada sampai ke mereka,” katanya.

Tegaskan Ketentuan Penggunaan PSL

Ikbal juga memberikan penjelasan mengenai ketentuan penggunaan PSL dalam kegiatan resmi. Menurutnya, PSL lengkap harus dilengkapi peci, jas, dasi, dan sarung.

Ia menegaskan, pada kegiatan resmi seperti apel maupun agenda seremonial lainnya, jas harus dikancingkan.

Ikbal kemudian membagikan pengalamannya saat menghadiri pelantikan. Ketika itu, jas yang dikenakannya belum dikancingkan sehingga mendapat teguran langsung dari atasannya.

“Saat kita memakai PSL, wajib menggunakan peci. Peci dan jas wajib dikancingkan pada saat ada acara resmi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jajaran memperhatikan ketentuan berpakaian tersebut sebagai bagian dari kedisiplinan dan profesionalitas ASN.

“Gunakan PSL lengkap dengan peci, jas dikancingkan, serta menggunakan dasi. Baju di dalamnya bebas, tetapi yang penting ada jas, dasi, peci, dan sarung,” pungkasnya.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *