banner 728x250

Kemenhaj Sulsel Bersiap Gelar Manasik Haji Akbar dan Expo UMKM Ekosistem Haji 2026

banner 120x600

MAKASSAR, haramaindonesia.com — Kota Makassar, Sulawesi Selatan, direncanakan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Manasik Haji Akbar Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 pada awal Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut ditargetkan melibatkan sekitar 200 tenant, termasuk pelaku usaha dari luar Sulawesi Selatan. Produk yang ditampilkan akan difokuskan pada usaha yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan jemaah haji dan umrah.

banner 325x300

Plt Kepala Bidang Pengendalian Haji dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi (PEE) Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, H. Slamat Mustafa, mengatakan sejumlah produk yang akan dilibatkan antara lain sajadah, tasbih, mukena, songkok, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Selain pelaku UMKM, penyelenggara perjalanan ibadah umrah juga akan dilibatkan dalam expo tersebut.

“Targetnya sekitar 200 tenant, termasuk dari luar Sulsel. Tenant yang dilibatkan adalah yang bersentuhan dengan ekosistem haji, seperti produsen sajadah, tasbih, mukena, songkok, dan lainnya, termasuk travel,” ujar H. Slamat Mustafa saat ditemui di Makassar, Rabu (16/9/2026).

Selain expo UMKM, rangkaian kegiatan juga direncanakan diisi dengan Sai Run yang akan dipusatkan di Lapangan Karebosi Makassar.

Namun, jadwal pasti pelaksanaan kegiatan tersebut masih menunggu petunjuk dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI).

Tahap awal Kota Madiun disebut menjadi kota pertama yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.
Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah ini akan digelar bersamaan dengan agenda Kick Off Manasik Haji Akbar 2026 pada akhir September 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk mempersiapkan jemaah yang akan menunaikan ibadah haji pada 1448 H/2027 M.

Selain diperuntukkan bagi calon jemaah haji, kegiatan manasik tersebut juga terbuka bagi masyarakat yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Agenda Kick Off Manasik Haji Akbar secara nasional ditargetkan menghadirkan sekitar 15 ribu jemaah secara langsung.

Sementara itu, sekitar 150 ribu jemaah dari berbagai wilayah di Indonesia ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Menurut H. Slamat Mustafa, penyelenggaraan expo juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pasar produk UMKM yang masuk dalam ekosistem haji dan umrah.

Pihaknya mendorong agar produk-produk UMKM yang terlibat dalam ekosistem haji dan umrah tidak hanya berorientasi pada pasar lokal.

“Produk yang memiliki kualitas dan daya saing diharapkan mampu berkembang ke tingkat nasional hingga menembus pasar internasional,” tandasnya.

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah di Hotel Horison Makassar, Rabu (9/9/2026).

Sejumlah pemateri turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Nining Wahyuni, ST, MT, serta Kepala Asrama Haji Kelas I Makassar yang diwakili Syafaruddin. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *